Tampilkan postingan dengan label Windows Registry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows Registry. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Maret 2015

Menonaktifkan Fitur Automatic Updates XP

Windows XP Service Pack 2 memiliki keamanan lebih dibandingkan Windows versi-versi sebelumnya. Tiga kunci dari pengamanan ini, adalah melalui Firewall yang terintegrasi dengan Windows, anti virus yang di-update secara berkala serta pengaktifan automatic updates yang akan men-download update Windows terbaru jika Microsoft menyediakan perbaikan untuk Windows. Karenanya, tak salah jika Microsoft menyebut Windows XP SP2 ini memiliki teknologi keamanan yang lebih baik. Pengamanan melalui automatic update sangat bermanfaat jika Anda terkoneksi dengan Internet. Anda akan mendapatkan semua update penting yang tersedia. Apabila ternyata PC Anda tidak terhubung dengan Internet, Anda dapat mematikan fitur autoupdate ini melalui 
  1. [Start]-[Control Panel]-[Performance and Maintenance]-[System]-[Automatic Updates]-[Turn off Automatic Updates]. 
Cara penonaktifan diatas memang cukup efektif dan mudah dilakukan. Namun ternyata cara tadi bisa dipandang tidak efisien dari sisi sumber daya hardware. Ini disebabkan, layanan update sebenarnya masih bekerja dibelakang layar. Artinya, terdapat pemborosan resource di PC Anda. Agar ini tidak terjadi, Anda harus mematikan layanan automatic update melalui Administrative Tools. Langkahlangkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Klik [Start-[Control Panel]-[Performance and Maintenance]-[Administrative Tools]-[Services]. 
  2. Pada jendela Services, carilah layanan dengan nama Automatic Updates kemudian klik ganda service tersebut. 
  3. Ubah Start-up type yang sebelumnya berada pada posisi [Automatic] menjadi [Manual].
  4. Hentikan layanan yang sedang berjalan dengan mengklik tombol [Stop]. Sesaat kemudian proses penghentian akan dilaksanakan. 
  5. Klik [OK] untuk menutup Automatic Updates Properties (Local Computer).

Sabtu, 17 Januari 2015

Cara Hack Memperpanjang Update XP

Jangan khawatir walau Windows XP versi konsumer secara resmi dukungannya telah dihentikan pada 8 April lalu. Namun, ada satu cara untuk mengakali agar sistem operasi tersebut masih bisa mendapatkan update security, yaitu dengan mengedit registry.
 Dengan mengedit registry, pengguna biasa bisa mendapatkan update sistem yang sebenarnya ditujukan untuk versi Windows Embedded Industry yaitu sistem yang berbasis Windows XP SP3 yang dipakai oleh industri retail, seperti di kiosk, atau mesin-mesin kasir.  Update tersebut kurang lebih sama saja untuk pengguna OS XP versi umum. Dengan metode tersebut, maka pengguna XP versi umum akan tetap mendapatkan dukungan update keamanan untuk varian Windows XP 32-bit dan 64-bit.  setidaknya hingga lima tahun ke depan, atau 9 April 2019. 
Caranya adaalah sebagai berikut:
  1. Buatlah satu file teks, ketik atau copy-paste teks di bawah ini:                                        Windows Registry Editor Version 5.00                                                                                       [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\WPA\PosReady] "Installed"=dword:00000001 
  2.  Lalu simpan file dengan ekstensi .reg (pilih Save as, lalu pilih All Files pada dropdown Save as Type). 
  3. Eksekusi file ini, pilih Yes saat muncul tampilan peringatan. 
  4. Jika terhubung ke internet, tunggu beberapa saat dan Windows Update akan mulai mengunduh pembaruan. 
  5. Tergantung dari setelan Anda, pembaruan itu akan langsung diinstalasi atau Anda bisa meninjaunya satu per satu.XP_update01 
  6. Selanjutnya Anda tinggal melakukan update seperti biasa. 

Namun, perlu diingat bahwa dengan mengutak-atik registry, tentunya juga memiliki risiko. Untuk mendapatkan panduan bagaimana cara mengedit registry tersebut, Anda bisa melihatnya dengan mengunjungi tautan berikut ini. Microsoft belum mengeluarkan pernyataan resminya, apakah akan menutup cara mengakali registry tersebut atau tidak 

Senin, 15 Desember 2014

Cara Menonaktifkan Account Di Windows Xp

CARA MENONAKTIFKAN ACCOUNT Di WINDOWS XP setiap pengguna windows pasti akan berurusan dengan account. sebab, untuk bisa mengakses program dan yang ada dalam sebuah komputer. kita membutuhkan paling tidak satu account dengan nama pengguna kita tentukan sendiri atau telah ditentukan oleh administrator. 

Seorang yang memiliki hak administrator memiliki kekuasaan seperti menginstall suatu software atau aplikasi dan menentukan siapa saja pengguna yang boleh memakai komputer tersebut. termasuk memblokir akses ke sunber daya tertentu. untuk membuat account baru. admisitrator bisa mengakses menu START-Control Panel-User Account. Disana terdapat link Create a New Account untuk menciptakan account baru dengan hak akses yang diinginkan. 

Setelah sebuah account tercipta. Kita memiliki hak untuk mengelola atau bahkan menghapusnya. Semua control tersedia lengkap disana. Tapi tunggu dulu, ada satu fungsi yang kurang. Pada setting user Accounts di Control Panel anda tidak diberi akses unruk mensuspend account account tertentu. Jadi, kalu ada salah satu pengguna yang melanggar aturan dan anda ingin memberikan sanksi “skors”. 

Hal ini ini tidak mungkin dilakukan dari control panel. Menghapus account tentu bukan cara yang bijak, karena akan menghapus semua setting dan data yang telah dibuat. Satu-satunya cara adalah dengan memanfaatkan registry untuk melakukan penonaktiafan account. 
Caranya:

  1. Klik start.run kemudian ketik regedt32 
  2. Masuk ke subkey HKEY_LOCAL_MECHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT|CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccount\UserList 
  3. Klik kanan mouse pada sisi kanan windows lalu klik New-DWORD Value 
  4. Beri nama DWORD Value yang baru anda buat dengan nama username yang baru anda buat pada langkah kedua. Misalkan anda ingin menyembunyikan account “USER1” maka isikan User1 sebagai nama dword value
  5. Isikan Value datanya dengan 0 
  6. Restart Windows 
  7. Setelah melakukan restart username yang telah dipilih pada langkah 4 akan disembunyikan 
  8. Tekan CTRL+ALT+DEL untuk login dari account tersebut. 
  9. Untuk Mengembalikan setting(menampilkan user pada langkah 4) seperti sebelumnya ubah DWORD Value yang diset 0 menjadi 1

Artikel Terbaru